
Petugas juga menampilkan berbagai contoh perilaku berisiko di jalan raya seperti berkendara ugal-ugalan, penggunaan gawai saat berkendara, hingga pelanggaran rambu lalu lintas yang sering menjadi penyebab kecelakaan. Para siswa antusias mendengar amanat dari pembina upacara tentang aturan serta situasi yang sering mereka jumpai.

Kepala Sekolah SMAN 16 Padang, Bapak Drs.Erizal, M.Si selaku kepala sekolah menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk membangun budaya tertib sejak dini. “Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa agar selalu berhati-hati, mematuhi peraturan, dan menjadi teladan keselamatan di jalan,” ujarnya.
Kegiatan diakhiri dengan pembacaan komitmen bersama untuk menjadi pelajar yang tertib, aman, dan berperilaku santun di jalan raya. Para siswa juga mendapatkan edukasi keselamatan berkendara dari pihak kepolisian. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, sekolah berharap angka pelanggaran lalu lintas di kalangan pelajar dapat berkurang serta tercipta lingkungan yang aman bagi seluruh warga sekolah dan pengguna jalan lainnya.